Category Archives: sosial

Hati-Hati Banyak Makanan Mengandung Formalin dan Boraks

image

Murid SD diwawancara sebuah stasiun televisi mengenai banyak ditemukan makanan mengandung formalin berbahaya. (Foto dokumen 1/4/2015)

Bulan suci Ramadhan sebentar lagi akan kita tinggalkan. Selama bulan Ramadhan, banyak sekali kita temui makanan takjil untuk buka puasa.

Hampir di setiap sudut tempat dan tepi jalan ramai para pedagang takjil. Aneka ragam makanan takjil yang dijual membuat para konsumen tertarik membelinya.

Continue reading

Advertisements

Leave a comment

Filed under islam, kesehatan, sosial, televisi

Marhaban Ya Ramadhan

image

Alhamdulillah pada tahun 1436 Hijriah ini kita bertemu dengan bulan Ramadhan kembali. Bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini mudah-mudahan menjadi bulan ibadah buat kita untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Hari ini 18 Juni 2015 adalah bertepatan dengan 1 Ramadhan 1435 Hijriah. Di Indonesia telah menetapkan mulai awal puasa Ramadhan ini setelah sebelumnya pada 16 Juni 2015 lalu, pemerintah melakukan Sidang Isbat menentukan awal puasa Ramadhan 1436 Hijriah.

Continue reading

Leave a comment

June 18, 2015 · 9:18 AM

Pendidikan Karakter Anak Tanggung Jawab Orang Tua

image

Pondasi pendidikan pertama anak adalah keluarga. (Foto ilustrasi).

Akhir-akhir ini perilaku anak-anak sekolah tidak santun dan cenderung melawan orangtua. Entah gejala ini dialami hampir seluruh keluarga di Indonesia atau hanya sebagian kecil saja.

Sampai-sampai ada di berita koran, televisi dan online, seorang anak tega membunuh orangtuanya. Astaghfirullah. Naudzubillah. Semoga tindakan biadab seperti itu tidak terjadi pada keluarga kita.

Continue reading

Leave a comment

Filed under kemanusiaan, masyarakat, media massa, renungan, sosial

4 Tahun Bersama KPAY

image

Tim relawan (cowok) KPAY

Tidak terasa Komunitas Peduli Anak Yatim (KPAY) sudah memasuki usia 4 tahun. Minggu lalu (9/11), KPAY mengadakan acara Milad KPAY ke-4 di Venue Panjat Dinding, Komplek Sport Jakabaring Palembang. Acaranya meriah sekali dan tampak anak-anak yatim senang ikut acara ini karena banyak hadiah doorprize. Tidak hanya anak-anak, ibu mereka pun juga turut kegiatan di acara KPAY ini.

Continue reading

1 Comment

Filed under kemanusiaan, sosial, teman

Kabut Asap Datang Tak Diundang

image

Hotel Jayakarta Daira tampak diselimuti kabut asap. (foto:@sakaputra, 26/9/2014).

Sudah hampir 2-3 pekan ini Kota Palembang diselimuti asap. Kadang-kadang pagi sebelum matahari terbit, ketika membuka pintu rumah, bukannya udara segar melainkan kabut asap yang malah membuat sesak nafas.

Aktivitas pagi menjadi terganggu. Apalagi anak-anak sekolah yang menuntut berangkat pagi, saya merasa kasihan mereka menghirup udara yang bercampur kabut asap pekat.

Continue reading

Leave a comment

Filed under kesehatan, sosial

Damai Sumsel

Akhir-akhir ini di media cetak, elektronik, dan online memberitakan sejumlah peristiwa kerusuhan dan kekerasan di beberapa wilayah di Sumatera Selatan (Sumsel). Maret 2013 lalu, di Martapura, kabupaten Ogan Komering Ulu, terjadi penyerangan dan pembakaran oleh sejumlah oknum TNI AD dari Yon Armed terhadap kantor Mapolres OKU. Satu orang tewas dalam peristiwa tersebut.

Peristiwa itu menjadi cermin buruk bagi Indonesia di masyarakat bahwa alat negara (TNI) berbuat anarkis dan menjadi “mesin” yang tidak terkendali melakukan pengerusakan fasilitas negara (Mapolres OKU).

Continue reading

Leave a comment

Filed under masyarakat, opini, pilkada, sosial

Seimbang

Pernahkah berpikir, apakah kehidupan yang kita jalani sudah seimbang? Misalnya, dalam sehari 24 jam membagi waktu untuk ibadah, bekerja, keluarga, masyarakat, dan lain-lain. Nah, berapa persen masing-masing itu tadi? Ada orang yang hidupnya memikirkan bekerja saja. Ada pula hidup untuk mencari uang sebanyak-banyaknya. Ada orang seperti itu kan?

“Tidak Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku” (Al Qur’an Surat adz-Dzariat ayat 56). Sudah jelas Allah menerangkan di dalam Al Quran, bahwa kita ada (hidup) saat ini tujuannya untuk beribadah kepada-Nya. Kira-kira bagi orang awam, beribadah itu cuma solat, puasa, zakat, dan naik haji ya? Padahal ibadah itu maknanya sangat luas dan banyak sesuai syariat yang dicontohkan Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam.

Manusia yang diberi amanah Allah sebagai khalifah di bumi, selayaknya menggunakan waktu selama hidupnya untuk mengabdi kepada-Nya. Tapi, mungkin kita kadang-kadang lupa pada saat tertentu yang kita lakukan semata-mata hidup untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri dan keluarga (bagi yang sudah menikah).

Saat ibadah khusus, seperti solat, puasa, zakat atau naik haji, kita baru ingat Allah. Sementara ketika bekerja, bertetangga, bermasyarakat, dan lain-lainnya malah lupa kepada-Nya. Sesungguhnya di sana pula ada pahala ibadah, apabila kita selalu niat ibadah karena Allah. Bukan karena ingin dipuji orang, dianggap bermasyarakat, dan lain-lain. Kita memang harus selalu ingat dan ‘memasang’ niat perbuatan kita karena-Nya.

1 Comment

Filed under agama, masyarakat, sosial