Pendidikan Karakter Anak Tanggung Jawab Orang Tua

image

Pondasi pendidikan pertama anak adalah keluarga. (Foto ilustrasi).

Akhir-akhir ini perilaku anak-anak sekolah tidak santun dan cenderung melawan orangtua. Entah gejala ini dialami hampir seluruh keluarga di Indonesia atau hanya sebagian kecil saja.

Sampai-sampai ada di berita koran, televisi dan online, seorang anak tega membunuh orangtuanya. Astaghfirullah. Naudzubillah. Semoga tindakan biadab seperti itu tidak terjadi pada keluarga kita.


Kejadian seperti tadi yang ditayangkan televisi maupun dimuat media koran maupun online, seharusnya kita mengambil hikmah dan evaluasi pendidikan keluarga kita masing-masing.

Meskipun saya bukan lulusan dari keguruan, tapi saya punya minat terhadap bidang pendidikan dan keguruan. Istri saya kebetulan seorang guru di sebuah sekolah madrasah ibtidaiyah (setara SD) dan lulusan keguruan. Jadi kadang saya berdiskusi dengannya soal pendidikan. Apalagi dua anak gadis kami yang satu balita dan satu lagi masih bayi, menjadi murid di keluarga kami. Istilahnya mereka sedang sekolah dan senantiasa diajari orangtuanya (saya dan istri saya).

Pondasi pendidikan pertama bagi anak dimulai dari keluarga. Dari sinilah tanggung jawab orang tua terhadap anak. Pendidikan di keluarga tidak selalu dikaitkan sama dengan pendidikan formal di sekolah. Pendidikan di keluarga lebih difokuskan pada pendidikan pembentukan karakter anak.

Ada seorang pakar parenting yang saya baru kenal kurang lebih setahun lalu, cukup banyak sharing pengalaman dan ilmunya tentang mendidik anak. Nama populernya Ayah Edy. Di facebook-nya dibentuk Komunitas Ayah Edy. Di sana cukup banyak sharing pengalaman ceritanya yang mudah dicerna dan kita bisa ambil hikmahnya.

Nah agar anak-anak kita tidak seperti di berita tadi, orang tua dulu yang harus sekolah. Mengisi ilmu tentang parenting, cara mendidik anak dan sebagainya. Tujuannya agar orang tua siap bagaimana mendidik anak yang benar dan menghormati orang tuanya.

Semoga bermanfaat.

Leave a comment

Filed under kemanusiaan, masyarakat, media massa, renungan, sosial

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s