Pergi-Pulang dengan Pesawat Terbang (1)

image

Pesawat sedang siap take off dari Sultan Mahmud Badarudin II Airport (foto dukumen pribadi)

Pagi itu, Kamis (29/01), Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang tampak lengang. Kendaraan mobil untuk mengantar para penumpang yang turun di drop stop terminal kedatangan, tampak relatif tidak terlalu ramai. Sesekali mobil berhenti sebentar menurunkan penumpang, kemudian segera pergi.

Saya datang di terminal kedatangan dari rumah diantar tetangga naik sepeda motor pagi itu. Cukup jauh ternyata jarak dari rumah ke bandara. Kira-kira 30-40 menit perjalanan. Itu naik motor. Entah berapa lama waktu perjalanan jika naik mobil?

Di meja check-in, oleh petugasnya dilihat barang-barang bawaan saya. Ada satu kardus yang kira-kira beratnya 4-5 Kg, diminta agar masuk bagasi pesawat. Awalnya saya meminta agar dimasukkan di kabin pesawat, tapi tidak dibolehkan. Ya sudah saya pasrah. Hanya tas ransel dan sebungkus kerupuk kemplang yang bisa masuk ke kabin pesawat.

Membayar tax airport di loketnya sebesar Rp35,000. Dengar kata orang, kalau naik Garuda dan Citilink tidak perlu bayar airport tax lagi. Harga tiketnya sudah termasuk di dalam airport tax-nya. Ehm..coba maskapai penerbangan yang lain menerapkan cara seperti Garuda dan Citilink.

Sebelum tiba di ruang tunggu “gate” terminal bandara, pemeriksaan “scanning” barang dan meraba-raba baju dan celana saya oleh petugas dulu. Tujuannya mengantisipasi penumpang membawa barang berbahaya atau narkoba mungkin. Sebelumnya waktu di rumah, saya berpikir mau membawa obat-obat vitamin. Eh daripada nanti berurusan dengan petugas bandara, niat saya itu tadi dibatalkan saja.

Di ruang tunggu “gate” tampak sejumlah kursi yang masih kosong. Kelihatannya jadwal keberangkatan pagi itu berlangsung lancar sesuai jadwal.

Kira-kira Pkl.10:30 ada panggilan untuk penumpang Sriwijaya Air SJ-63 tujuan Palembang ke Jakarta agar segera masuk ke pesawat. Alhamdulillah tidak delay pikir saya kemudian. Satu per satu penumpang mengantri diperiksa tiket oleh petugas dan disobek separoh tiketnya sebagai tanda penumpang masuk pesawat.

Masuk ke dalam pesawat hanya dibuka pintu depan. Jadi mengantri masuk dan cukup lama berdiri menunggu penumpang lain mencari kursi dan meletakkan barangnya di bakasi kabin pesawat.

1 Comment

Filed under jalan, traveling

One response to “Pergi-Pulang dengan Pesawat Terbang (1)

  1. Pingback: Ternyata Inilah Transportasi Stasiun Gambir-Bandara Halim Perdana Kusuma | The World of Eriek's Written

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s