Kabut Asap Menyelimuti Palembang

Kabut asap yang menyelimuti kota Palembang, telah mengganggu pernafasan. Masih jarang orang menggunakan masker untuk meminimalkan efek buruk kabut asap. (Foto di Jl.Residen H.Abdul Rozak), Sabtu (15/9).

Kira-kira sudah hampir satu pekan ini, kabut asap telah menyelimuti kota Palembang. Asap bercampur kabut setiap pagi sangat mengganggu pernafasan. Biasanya setiap pagi (sebelum matahari terbit) bisa merasakan sejuknya udara, tapi untuk sekarang tidak bisa diharapkan. Apalagi untuk orang yang hobi olahraga jogging dan jalan kaki setiap pagi.

Saya dan istri saya biasanya keluar jalan-jalan pagi. Tapi, itu rutinitas pagi yang dulu sebelum akhir-akhir ini asap kabut kebakaran hutan. Padahal jalan-jalan pagi itu bikin sehat. Kalau biasanya setiap bangun tidur, terus solat subuh, dan tidur lagi, itu malah bikin malas. Pengalaman saya juga itu. hehe.

Baca di koran dua hari lalu, kabut asap setiap pagi bikin jadwal penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang jadi kacau. Saya masih ingat pesawat pertama take off biasanya pukul 6 pagi. Nah, karena faktor cuaca kabut asap, sehingga jadwal penerbangan banyak delay.

Menurut berita di koran, jarak pandang ideal adalah 1.000 meter. Tapi, sejak kabut asap akhir-akhir ini menjadi 500 meter. Ini mengganggu jarak pandang para pilot pesawat dalam penerbangannya. Sehingga penerbangan baru bisa dilaksanakan ketika matahari sudah naik kira-kira pukul 10 pagi dan angin berhembus membawa kabut asap di bandara maupun selama penerbangan.

Sementara faktor alam sudah seperti itu (kabut asap), saya sudah biasa menggunakan masker pada setiap berkendara sepeda motor. Sebetulnya bukan masker seperti yang digunakan para dokter, tapi sapu tangan yang saya ubah fungsinya menjadi masker untuk menutup hidung dan mulut.

Satu minggu saya menggunakan masker, tampak agak hitam pada masker saya itu pada bagian penutup hidung. Aromanya pekat asap menempel pada bagian luar masker. Sepertinya harus seminggu sekali dicuci bersih agar masker selalu bisa digunakan dan nyaman ketika berkendaraan.

Jadi, gunakan masker atau sapu tangan pada waktu berkendara sepeda motor. Dampak kabut asap yang mengganggu pernafasan minimal dapat kita kurangi. Safe riding bro!

Leave a comment

Filed under cuaca, kendaraan, kesehatan, metropolitan, transportasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s