Pemuda Lahat Belajar Jurnalistik

Bupati Lahat Saifudin Aswari bersama para pemuda & manajemen PT.BA

Sebanyak 50 pemuda Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan, mengikuti pelatihan jurnalistik di Aula Hotel Bukit Selero, Senin-Selasa (2-3/4) lalu. Mereka adalah para pemuda yang berasal dari Karang Taruna, pelajar, mahasiswa, dan organisasi profesi.

Bupati Lahat Saifudin Aswari memberikan apresiasi dan menyambut baik atas diselenggarakan acara tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Lahat mengajak agar pemuda Lahat mengambil peran di masyarakat. “Jangan menunggu menjadi PNS untuk mengabdi masyarakat, tapi menjadi wiraswasta pun bisa mengabdi pada masyarakat,” kata Bupati Lahat Saifudin Aswari.

Saya setuju pernyataan Bupati Lahat itu. Kebanyakan orang baru dipandang masyarakat jika ia bekerja sebagai PNS. Barangkali orang ‘berlomba-lomba’ menjadi PNS, karena masa depannya terjamin. Maksudnya ketika tidak lagi PNS atau telah pensiun, ia masih tetap mendapat gaji atau uang pensiun dan kesehatan terjamin karena ada asuransi kesehatan (Askes) yang menanggungnya.

Maka tidak heran lagi kalau kita lihat dan mendengar pemberitaan media tentang perekrutan PNS di sejumlah daerah kabupaten/kota atau tingkat provinsi. Orang-orang dari berbagai latar belakang pendidikan (terutama lulusan S1) ‘berebut’ mendaftarkan diri di kantor pos, untuk menyerahkan berkas lamaran PNS. Pemandangan saling berdesak-desakan sudah menjadi hal yang biasa. Inilah menunjukkan bahwa PNS tetap menjadi pilihan utama profesi yang diinginkan kebanyakan orang Indonesia.

Kembali ke tema pelatihan jurnalistik pemuda Lahat ini merupakan acara yang diselenggarakan pemuda Karang Taruna dan didukung oleh  PT. Bukit Asam Tbk. Perusahaan yang bergerak dalam eksplorasi tambang batubara di Tanjung Enim, Sumatera Selatan ini sebagai bentuk kepedulian Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan terhadap masyarakat dalam bentuk pendidikan. Dalam hal ini menyelenggarakan kegiatan pelatihan jurnalistik pemuda, agar bermanfaat untuk menambah wawasan dalam bidang jurnalistik dan dapat mengaplikasikan dan menjadi  jurnalis warga.

Leave a comment

Filed under diskusi, pelatihan, pers

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s