Monthly Archives: October 2011

Memantau Lalu Lintas Kota Palembang via Media Sosial “Twitter”

Sejak kehadiran akun twitter @RTMCPoldaSumsel, informasi tentang lalu lintas terutama Kota Palembang dengan mudah diketahui. Dari pantauan di hampir setiap perempatan lampu merah yang ramai dan rawan kemacetan pun langsung diinformasikan @RTMCPoldaSumsel kepada follower-nya yang berjumlah 920 followers (berdasarkan pengamatan profile-nya tanggal 19 Oktober 2011 Pukul 22:12 WIB).

Memantau linimassa @RTMCPoldaSumsel setiap hari dan secara berkala, hampir dapat diketahui di titik mana saja lalu lintas sedang ramai. Terutama pada jam-jam sibuk dan orang berangkat dan pulang kerja, perlu diketahui. Selain itu, @RTMCPoldaSumsel menambahi foto kondisi dan situasi lalu lintas. Sehingga kita, misalnya sebagai pengendara sepeda motor atau mobil, bisa menilai sendiri situasi lalu lintas tersebut.

Continue reading

Leave a comment

Filed under jalan, lalu lintas, metropolitan, sosial, teknologi informasi, transportasi

Pilih ke Warung atau Minimarket?

Pada suatu kesempatan, saya pernah berkunjung ke kantor cabang ritel warlaba minimarket yang ada di kota Palembang. Di sana ada gudang yang luas. Beberapa truk terlihat parkir dan para petugas sedang bongkar-muat barang dari gudang. Isinya bukan main banyaknya produk makanan dan minuman yang biasa kita temui di warung, minimarket maupun supermarket.

Dalam benak hati, saya ingin buka minimarket kelak. Kata seorang teman, modalnya kira-kira Rp300 juta. Hah!? Kaget mendengar nominal segitu besarnya. Minimarket yang dimaksud adalah waralaba minimarket yang memiliki brand terkenal se-Indonesia. Hebatnya sampai pelosok kabupaten pun ada. Pokoknya ada duit segitu, sediakan ruko/tempat yang strategis, langsung bisa diisi dan jadi minimarket.

Sebelum hadirnya perusahaan waralaba minimarket, kita sudah sering berbelanja ke warung atau toko kelontong di pasar maupun di sekitar rumah kita. Dari ukuran tempatnya yang sempit seukuran gerobak sampai yang cukup luas seperti ruko. Para pembelinya pun beragam kalangan. Toko kelontong biasanya lebih lengkap dagangannya jika dibandingkan dengan warung. Segmen pembelinya pun juga berbeda. Toko kelontong biasanya di pasar tradisional dan warung berdiri di rumah, pinggir jalan atau dekat warung makan yang biasanya ramai orang.

Continue reading

5 Comments

Filed under wirausaha

Melihat Jakabaring Sport City Palembang

Wongkito, sebutan masyarakat Palembang, patut bangga memiliki kawasan fasilitas olahraga yang terpadu dan terlengkap di Indonesia. Jakabaring Sport City, demikian nama kawasan seluas 350 hektar yang terletak di Seberang Ulu, kota Palembang, Sumatera Selatan ini. Perlu diketahui bahwa kota Palembang dibagi dua wilayah yang dipisahkan Sungai Musi, yakni: Seberang Ilir dan Seberang Ulu.

Pembangunan fasilitas olahraga dengan standar internasional tentunya, ini tidak terlepas dari Indonesia yang ditunjuk sebagai tuan rumah Sea Games XXVI 11-22 September 2011 mendatang di Palembang dan Jakarta. Jika kita selalu menduga bahwa Jakarta selalu menjadi ‘urat nadi’ setiap even olahraga tingkat nasional dan internasional, tapi sekarang Palembang bisa menyamai seperti Jakarta. Bukan tidak mungkin ke depannya, Palembang selalu menjadi ‘barometer’ even-even olahraga tingkat internasional.

Continue reading

8 Comments

Filed under olahraga, traveling, wongkito