Wongkito Berbagi Kebersamaan dengan Anak Panti Asuhan

Tampak keceriaan di mata anak-anak ketika para blogger Wongkito datang berkunjung ke Panti Asuhan Purnama. Ada yang berlari-lari kesana-kesini. Ada pula yang lebih memilih berkelompok. Mereka saling ngobrol sesuatu hal dan sesekali mereka tertawa lepas hingga semua gigi serinya kelihatan.

Kegiatan Wongkito Sehari di Panti Asuhan (WSDPA) ini merupakan agenda bakti sosial rutin yang keempat, Minggu pagi lalu (30/5). Sebelumnya telah berkunjung ke tiga panti asuhan secara bergantian setiap akhir bulannya. Melalui WSDPA ini, blogger Wongkito ingin mencurahkan kebersamaan dengan anak-anak panti asuhan.

Selain itu, kami mempunyai dua blogger (Indah dan Yoko, mahasiswa Kedokteran Gigi Universitas Sriwijaya), yang juga blogger Wongkito, didaulat untuk memberikan penyuluhan kesehatan gigi kepada seluruh anak panti asuhan. Sebelumnya anak-anak panti asuhan yang kebanyakan masih duduk di bangku SD, itu telah diberikan masing-masing sebuah sikat gigi dan pasta gigi. lalu mempraktekkannya bagaimana cara sikat gigi yang benar.

Tak cukup mendapat pengetahuan dan praktek bagaimana cara sikat gigi dengan benar, mereka mendapat pencerahan motivasi dari Anita, blogger Wongkito. Mereka dikenalkan tokoh-tokoh terkenal dan berjasa bagi dunia agar terinspirasi mengikuti jejak para tokoh tersebut.

Namun, acara penyuluhan kesehatan gigi dan pemberian motivasi di Panti Asuhan Purnama, tidak dapat dilaksanakan karena teman-teman yang biasa didaulat mengisi acara tersebut ada kegiatan di luar yang tidak bisa mereka tinggalkan. Hal ini tidak menyurutkan keceriaan anak-anak dengan mengajak mereka berfoto bersama-sama sekaligus diliput oleh wartawan.

Dari cerita Ibu Aminah, penanggungjawab Panti Asuhan Purnama, ini banyak anak-anak yang telah menyelesaikan pendidikan formalnya dengan baik. Selanjutnya mereka (rata-rata lulusan SMK), sudah cukup mandiri dan bekerja di berbagai instansi perusahaan yang tersebar hingga di luar kota.
“Belum ada yang jadi mahasiswa atau lulusan perguruan tinggi bu?” tanya saya.
“Belum,” katanya.
Dalam batin saya berdo’a untuk mereka yang masih dibesarkan di panti asuhan, ini kelak ada di antara mereka bercita-cita lebih tinggi lagi. Kalau bisa setelah lulus SMA/SMK, mereka melanjutkan ke perguruan tinggi. Mudah-mudahan ada beasiswa untuk membiayai kuliahnya hingga mereka wisuda dan meraih gelar sarjananya. Semoga.

*photo by Trendy*

Leave a comment

Filed under sosial, wongkito

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s