Taman Hutan Rakyat Wan Abdul Rachman

Taman Hutan Rakyat atau Tahura Wan Abdul Rachman adalah salah satu Tahura yang ada dan dilindungi di Indonesia. Lokasi Tahura Wan Abdul Rachman memiliki topografi bergelombang ringan sampai berat dan sebagian datar, di dalam kawasan terdapat 4 (empat) buah gunung yaitu : G. Rantai (1.671 m dpl), G. Pesawar (661 m dpl), G. Betung (1.240 m dpl) dan G. Tangkit Ulu Padang Ratu (1.600 m dpl).

Senin lalu (7/7), saya bolak-balik dari Taman Kupu-kupu Gita Persada ke Tahura mengendarai mobil Pak Anshori. Waktu itu hendak mengambil banner yang biasa digunakan untuk even pameran di kota Bandarlampung. Ya, lumayan jauh jika jarak dari Tahura ke kota. Untung saya tidak sendiri. Arka dan Nita, temannya dari FMIPA Biologi, yang mengambil banner ke toko percetakan.

Saya mencoba dua jalur yang berbeda dari Tahura ke Taman Kupu-kupu. Jalur pertama melalui dalam kota dan jalur kedua melalui jalan menuju arah Taman Wisata Kedaton. Tapi rasanya jalur pertama terasa lebih cepat meskipun masuk dalam kota terlebih dahulu dengan kemacetan kendaraan bermotor. Sedangkan jalur kedua, sepanjang jalan berliku-liku dan sempit. Ya maklumlah jalan di gunung memang begitu. Apalagi naik-turun. Wah capek deh.

Di Tahura Wan Abdul Rachman sudah ramai kendaraan dinas berplat merah berparkir di halaman pintu masuk ke lokasi itu. Ketika masuk beberapa meter ada sebuah papan nama besar warna hijau (lihat foto di atas), bertuliskan: “Nestle Green Initiative Koleksi Jenis Pohon Tropis Indonesia Rehabilitasi Hutan dan produksi Bibit Shorea javanica Bersama masyarakat. Kerjasama: Dinas Kehutanan Propinsi Lampung, PT.Nestle Indonesia, Fakultas Kehutanan IPB, Fakultas Pertanian Unila 2005.

Di kawasan cagar alam yang dilindungi ini terdapat air terjun. Tapi, sayangnya saya tak menjangkau kesana karena masuk lebih dalam lagi. Ini hutan seperti juga hutan pada umumnya. Tampak rimbun dan asri. Tempat ini memang cocok dijadikan tempat agrowisata. Karena tak banyak tempat yang jauh dari polusi dan kebisingan suara kendaraan bermotor seperti di kota. Anda mau bersemedi dan menyendiri, silahkan saja kemari. Hehe..

Link terkait:

9 Comments

Filed under lampung, traveling, wisata

9 responses to “Taman Hutan Rakyat Wan Abdul Rachman

  1. bagus artikelnya memberikan informasi klo hutan itu harus dijaga kelestarianya

    sukses selalu

  2. Wah, bagus infonya mang.. Jadi kalo saia mau kesana, nanti erik yg jadi penunjuk jalannya yee…😀

  3. besok2 gw diajak kesana ya riek.

  4. Uhhh… aku yg lahir disana aja g’ pernah kesana😦

  5. Wadaa.. kayanya sayah tuh yang perlu kesana…😀 sepertinya indah bangeet.. kalo tinggal di jakarta gini mana ada tempat teduh sepi gituh..😦

  6. Wah, baru ya Tahura ini?

  7. Eriek, terima kasih sudah pasang banner JuruKabar.Com.

  8. nah, taman aku ye kak :p

  9. risWANA

    salah satu kepedulian terhadap alam. . . .

    LUAR BIASA. . .!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s