Mantan Rektor Unila Jadi Calon Gubernur

muhajir calon independen

Ia bernama Prof.Dr.Ir.Muhajir Utomo,M.Sc. Dari sekian banyak gelar akademis yang disandangnya itu, orang langsung mengira ia adalah seorang akademisi (dosen atau guru besar). Tentu saja. Apalagi menyandang gelar profesor.  Tak sembarang orang memiliki gelar itu kalau ia tidak mengajar sebagai dosen di universitasnya.

Saya mulai saling kenal dengan Pak Muhajir (begitu saya menyapanya,red) ketika saya dipercaya teman-teman sebagai Pemimpin Redaksi UKPM Teknokra Universitas Lampung (Unila) pada tahun 2006 lalu. Waktu itu ia adalah (masih) orang nomor satu di Unila (rektor,red). Siapa yang tak kenal ia. Dari mulai mahasiswa, karyawan hingga dosen di kampus hijau itu (sebutan bagi kampus Unila).

Namun, Pak Muhajir pada awal tahun 2007 kemarin tidak lagi menjabat sebagai rektor Unila. Masa pengabdiaannya selama dua periode (1998-2002) dan (2003-2007) telah habis dan digantikan ‘juniornya’ Prof.Dr.Ir.Sugeng P.Harianto,M.S. Seorang guru besar dari Fakultas Pertanian Unila dan sebelumnya pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unila. Keduanya sama-sama berasal dari tempat kelahiran yang sama (Pringsewu, Tanggamus).

Selasa (20/5) kemarin, saya kebetulan keluar hendak sarapan pagi. Tiba-tiba sampai di persimpangan tiga tugu Unila, saya tak sengaja melihat sebuah baliho besar memuat foto Pak Muhajir (sebelah kiri) dan Andi Arief (sebelah kanan). Andi Arief adalah seorang mantan aktivis tahun 1998. Ternyata Pak Muhajir sudah mendeklarasikan menjadi calon independen untukmaju menjadi calon gubernur Lampung mendatang.

Saya sebetulanya tidak begitu suka hiruk-pikuk dukung-mendukung (calon) tokoh-tokoh politik menjadi orang nomor satu, entah di kabupaten, kotamadya, provinsi atau hingga menjadi orang nomor satu di Indonesia ini. Rasanya melihat mereka (dari media massa) yang akan maju itu sudah merasa yakin akan menyelesaikan persoalan di daerahnya khususnya dan secara umum di tengah-tengah keterpurukan negeri ini.

Tapi, begitulah yang terjadi di negeri kita ini. Negeri yang sedang euforia dengan namanya demokrasi (bukan democarzy,red). Pasca kejatuhan Presiden Soeharto tepat tanggal 21 Mei 1998 lalu, menjadi momentum besar tumbangnya rezim Orde Baru selama 32 tahun. Korupsi, Kolusi dan Nepotisme manjadi isu paling besar untuk diberantas hingga sekarang di bumi pertiwi ini.

Tepat 100 tahun hari Kebangkitan Nasional 1 Mei kemarin, mengingatkan kita bangsa Indonesia memiliki tokoh-tokoh pejuang yang gigih mengeluarkan bangsa ini dari keterpurukan dan berusaha menaikkan harga diri bangsa menjadi terhormat di mata dunia.

Sesungguhnya kita tak terlambat ketika ‘tertidur’ melupakan jasa para pahlawan kita terdahulu yang membela negeri ini hingga mati. Tapi, di saat momen krisis seperti sekarang kita sebagai pewaris negeri mulai membuktikan bahwa kita mampu melewati krisis ini dengan lebih sabar dan tawakal.

Semoga niat Pak Muhajir dan pedampingnya, Andi Arief dalam pencalonan diri menjadi Gubernur Lampung nanti benar-benar bisa memperjuangkan kepentingan masyarakat Lampung.

link terkait:

9 Comments

Filed under calon independen, lampung, mahasiswa, politik, unila

9 responses to “Mantan Rektor Unila Jadi Calon Gubernur

  1. Au'

    Ikut nyoblos kah disana? Siapa tw kan? hehehe😛

  2. riek lingk gw bisa masuk ke sini? wah makasih yah *emang wordpress baik banget*

  3. kita lihat, yok kita lihat, kepemimpinan seorang rektor akankah mampu membawa dan memajukan daerahnya…

    SAKSIKAN di RCTI Minggu depan…

    *wueleehh*

  4. Yup.. setuju dengan Raffael. Bagaimanakah kepemimpinan mantan orang besar disuatu kampus ketika memimpin suatu daerah (kalau dia menang ya).

  5. Aan

    ehm, kalo Sumsel Helmi Yahya, calonke diri jadi salah satu calon wakil Syahrial tahun ini

  6. @Au’: ikut nyoblos gak ya? belum tahu nih.

    @abahoryza: makasih kembali bah. oh ya, dukung mana? calon dari partai atau cari independen? hehe…

    @Raffaell: nah itu. kita lihat mampukah seorang akademisi dan seorang guru besar ‘melayani’ rakyatnya nanti ketika terpilih menjadi orang nomor satu di provinsi di ujung Sumatera ini?

    @Aditya Wirawan: yuk wank. mari kita lihat bersama-sama🙂

    @Aan: hah!? Helmi Yahya? jadi inget pasangan gubernur-wakil gubernur Jabar yang baru terpilih ini. yang saya inget malah wakilnya, Dede Yusuf. karena popularitasnya sebagai artis ya? ini menarik.

    Di Amerika Serikat, tepatnya di Calofornia, seorang artis ternama Arnold Schwarzenegger menjadi gubernur di sana. bagaimana kinerjanya? ada yang tahu kah?

  7. hai eriek… menurutku bagus juga rektor jadi gubernur, kalo rektornya baik dia akan membuat Lampung baik, tapi kalo rektor-nya suka nerima suap untuk ngeluarin ijazah palsu … ya sama aja boong….

  8. semoga aja calon yang emang bener2 bukan yang main2

  9. Gimana nih. Kabarnya Muhajir terjegal karena ada indikasi penggandaan suara untuk syarat calon independen. Wah, kalau baru mau nyalon saja sudah ada ‘suara ganda’, gimana nantinya? Ck3. Mohon klarifikasinya ya. Ketinggalan berita nih, hehe…

    Btw, Gubernur dari kalangan akademisi, bisa aja siy. Tapi apa gak sebaiknya jadi ‘penasihat’ saja?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s