Kopdar Wongkito di Lampung

ibunk

Ibunk, teman dari Komunitas Blogger Palembang (Wongkito), datang ke Bandarlampung. Semalam (Rabu, 16/1), ia mengirim pesan singkat kepada saya. Katanya, ia menginap di Hotel Andalas selama dua malam. Kesempatan tidak disia-siakan, ia mengajak saya kopi darat atau kopdar.

Kopdar mendadak. Saya coba mengontak Gery, teman saya yang sedang ‘ngebet’ membentuk Komunitas Blogger Lampung. Tapi, beberapa kali saya coba menghubunginya selalu gagal. “Ah..ya sudahlah, gua berangakat sendiri ke sana,”celetuk saya. Pesan singkat kembali mempir ke HP saya. Ibunk tanya, jam berapa saya akan ke hotelnya. Saya balas, sesegera mungkin. Sekitar ba’da Isya, saya langsung meluncur ke hotel tempat Ibunk menginap.

Tidak sulit saya mencari Ibunk. Setelah tiba di hotel, saya masuk ke ruang lobi hotel. Ibunk sedang asik mengutak-atik PDA-nya. Saya sapa ia dari arah belakang punggungnya belakang. Ngobrol sebentar, saya ajak ia makan di Sate Cak Umar. Tidak jauh dari hotel itu.

sate

Di tempat yang cukup rileks ini, kami ngobrol banyak sambil menunggu hidangan sate kambing dua porsi yang kami pesan. Suasananya cukup menyenangkan. Aroma sate yang sedang dibakar mengeruap hingga terhirup. Waktu itu, terlihat pengunjung yang makan di sana agak sepi. Bangku-bangku banyak yang kosong. Saya dan Ibunk memilih tempat duduk dekat parkir. Lumayan bisa lihat-lihat suasana di jalan dan sekitarnya.

Semua hidangan sate kambing kami lahap dengan santai. Tidak terasa sudah habis, tapi ngobrol tetap berjalan terus. Satenya enak dan empuk. Tak ada kami meninggalkan sedikit pun kecuali tusuk-tusuk satenya. Ibunk malah ingin pesan minuman lagi. Tapi, saya bilang tidak perlu. Kita ngobrol sampai sekitar pukul 10 malam.

sate

Rasanya ingin kembali mencoba makan sate di sana lagi suatu saat. Harganya cukup terjangkau. Satu porsi sate kambing Rp10.000. Kalau ingin sate spesial kambing harganya Rp.12.000,-. Tak begitu mahal bukan? Kalau ingin mencoba, lokasi Sate Cak Umar ini terletak di Jalan Raden Intan, sebelah Hotel Kurnia Bandarlampung.

Oh ya, ucapan terima kasih yang istimewa buat Ibunk yang telah mengundang kopdar dan traktirnya yang menyenangkan. Mudah-mudahan kita bisa kopdar lagi di Palembang atau di Lampung.

4 Comments

Filed under kopdar, makanan, traveling

4 responses to “Kopdar Wongkito di Lampung

  1. Wew.. enak banget.. udah kopdar trus makanannya enak2 lagi.. mupeng deh..

  2. Wew… Ada yg kopdar juga disini…๐Ÿ˜€

  3. Wah ini bukan hanya Kopdar, tapi juga “SADAR”… Ste Darat… jadi pingin makan sate ah…

  4. eriek

    @ridu: kopdar tanpa makan-makan, itu basi. hehe…

    @Praditya: mau ikut kopdar? hayuu…

    @Zan’s: dalam seminggu ini, aku makan sate kambing dua kali. tapi, kok gak gemuk-gemuk kayak sapi ya?๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s