Pergi-Pulang dengan Pesawat Terbang (2)

Soekarno-Hatta International Airport. (sumber foto: wikipedia).

Alhamdulillah pesawat Sriwijaya Air yang saya tumpangi tiba di Soekarno-Hatta International Airport, siang itu dengan lancar dan tidak ada kendala. Turun dari pesawat saya salah satu yang termasuk rombongan terakhir (nasib duduk di dekat jendela biasanya belakangan turun pesawat).

Turun dari pesawat melihat beberapa pesawat yang terparkir membuat saya takjub dan mata tidak hentinya melihat sekeliling lapangan terbang. Sebelum ambil barang dari bagasi pesawat, rasanya kurang “plong” kalau belum singgah ke toilet (hehe). Di tempat pengambilan barang bagasi pesawat, memang sudah tersedia dan ada informasi di layar LCD di tempat tersebut untuk mengambil barang-barang dari Pesawat kode penerbangan “anu”. Tidak lama kira-kira 3-5 menit tiba di sana, saya langsung menemukan satu barang saya berjalan ke arah saya dan langsung saya tangkap untuk dibawa keluar.
Continue reading

Leave a comment

Filed under kota, transportasi, traveling

Pergi-Pulang dengan Pesawat Terbang (1)

image

Pesawat sedang siap take off dari Sultan Mahmud Badarudin II Airport (foto dukumen pribadi)

Pagi itu, Kamis (29/01), Bandara Sultan Mahmud Badarudin II Palembang tampak lengang. Kendaraan mobil untuk mengantar para penumpang yang turun di drop stop terminal kedatangan, tampak relatif tidak terlalu ramai. Sesekali mobil berhenti sebentar menurunkan penumpang, kemudian segera pergi.

Saya datang di terminal kedatangan dari rumah diantar tetangga naik sepeda motor pagi itu. Cukup jauh ternyata jarak dari rumah ke bandara. Kira-kira 30-40 menit perjalanan. Itu naik motor. Entah berapa lama waktu perjalanan jika naik mobil?

Continue reading

Leave a comment

Filed under jalan, traveling

Hobi Gigit

Mbak Naurah pasang pose senyum (foto dokumen pribadi)

Mbak Naurah pasang pose senyum (foto dokumen pribadi)

Mbak Naurah (2 tahun 2 bulan) sekarang punya adek. Namanya Dzakiyah Khairunnisa Khafif. Tanggal 1 Desember 2014 lalu lahir di Rumah Sakit Islam Siti Khadijah. Mbak Naurah kelihatan sayang sekali dengan adeknya.

Begitu sayangnya, sampai-sampai mbak sering peluk dan cium-cium pipi adeknya. Selain mencium adeknya, kadang-kadang mbak menggigit adeknya. Aduh! Rasanya kasihan pas menoleh lihat adek tiba-tiba menangis di samping mbak.

Continue reading

Leave a comment

Filed under keluarga, naurah, rumah tangga

Sensasi Rasa Mi ABC Gule Salero Mantap Nian

Ini dia Mi ABC Gule Salero. (Foto Ira Hairida / Wongkito)

Ini dia Mi ABC Gule Salero. (Foto Ira Hairida / Wongkito)

Kalau ada saudara atau teman yang ngajak kamu pergi makan, pasti kamu ngga nolak kan? Apalagi ditraktir makan. Tentu saja kamu pasti mengiyakan 100 persen tanda setuju dan langsung berangkat saat itu juga. Nah, kira-kira makanan apa yang perlu disantap ya? Coba deh menyantap “Gulai” atau orang lebih akrab mengucapkan “Gule”.

Gule adalah makanan yang mengandung santan dan bumbu rempah-rempah. Ini makanan asli Nusantara dari ujung Sumatera sampai Papua. Namun sayangnya gule semakin tidak populer di tengah masyarakat akibat “derasnya” makanan luar negeri yang masuk ke dalam negeri.
Continue reading

Leave a comment

Filed under budaya, makanan, wisata, wongkito

Begini Rasanya Menanti Anak Kedua

image

ummi sedang diperiksa USG di poli kebidanan/kandungan Rumah Sakit Islam Siti Khadijah

Menantikan anak kedua tidak lagi membuat saya jadi gugup dan canggung lagi. Pengalaman menanti anak pertama menjadikan pelajaran bagaimana saya sebagai seorang abi/ayah mempersiapkan segala sesuatu untuk kelahiran anak kedua.
Continue reading

Leave a comment

Filed under keluarga

4 Tahun Bersama KPAY

image

Tim relawan (cowok) KPAY

Tidak terasa Komunitas Peduli Anak Yatim (KPAY) sudah memasuki usia 4 tahun. Minggu lalu (9/11), KPAY mengadakan acara Milad KPAY ke-4 di Venue Panjat Dinding, Komplek Sport Jakabaring Palembang. Acaranya meriah sekali dan tampak anak-anak yatim senang ikut acara ini karena banyak hadiah doorprize. Tidak hanya anak-anak, ibu mereka pun juga turut kegiatan di acara KPAY ini.

Continue reading

1 Comment

Filed under kemanusiaan, sosial, teman

Barakallahu fii umrik Naurah

image

Mbak Naurah (2 tahun)

26 Oktober 2014 lalu, Mbak Naurah berusia genap 2 tahun. Syukur Alhamdulillah saya dan keluarga senang Mbak Naurah tidak terasa semakin bertumbuh besar.

Sudah cukup banyak yang bisa dilakukan Mbak Naurah seiring bertambah usianya. Salah satunya ia sudah bisa mengatakan keinginannya walaupun kata per katanya tidak lengkap. Contoh: Mbak Naurah minta diambilkan minum. Ia mengatakan,”Abi num”. Maksudnya, abi minta minum. “Abi ndong”. Abi minta gendong.

Continue reading

Leave a comment

Filed under keluarga, naurah