
Haji Kecil-Seorang anggota jemaah haji kecil yang kelelahan “membonceng” troli ayahnya menuju Mina, Arab Saudi, kemarin. Jamaah haji mulai berkumpul dengan pakaian ihram untuk wukuf di Arafah (Foto: Pandu Dewantara-Antara). Sumber: KoranTempo, Minggu (7/12).
Melihat foto di atas, saya membayangkan ketika saya dulu masih kecil. Ya, seusia anak itu. Tapi, tidak seberuntung anak itu yang diberi kelebihan rezeki untuk menunaikan ibadah haji bersama ayahnya. Tertegun hati saya dan bertanya dalam diri sendiri, “kapan saya bisa menunaikan ibadah haji?” Ya Allah, terasa bergitu dekat dan membayangiku untuk memenuhi panggilan-Mu menunaikan rukun Islam kelima yang terakhir ini. Labbaik Allahumma Labbaik.
Ketika menulis ini, tiba-tiba mata saya berkaca-kaca. Air mata perlahan-lahan menetes jatuh di pipi saya. Ya Allah, berilah hamba-Mu ini usia yang panjang hingga sampai bisa memenuhi panggilan-Mu untuk dapat menunaikan ibadah haji dalam keadaan sehat wal afiat. Amin.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1429 H.









6 Comments
December 7, 2008 at 12:41 am
selamat idul adha
December 7, 2008 at 3:29 am
IMHO : bukankah akan lebih khusyuk kl si adek bayio dititip saja sm keluarga terdekat. Lagian kan hajinya jg kagak sah.
December 10, 2008 at 5:27 pm
subhnAllah.. kapan yoh biso kesitu.. smoga segera.. smoga.. amin..
maaf lahir batin kando.. salam buat keripik coklat yang setia menemanimu dimalam takbiran
December 17, 2008 at 3:50 pm
met belated idul adha, kak !
December 26, 2008 at 1:37 am
aduh pingin juga untuk dua anakku yang 4th dan 2,5 tahun bisa ikutan
March 11, 2009 at 11:54 am
kapan saya bisa??????????????