
Yth.Bapak Rektor dan Dekan FISIP UI
Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak-bapak jika sempat membaca posting saya ini. Tidak ada maksud dari hati yang paling dalam ini untuk mempermalukan Universitas Indonesia (UI) sebagai perguruan tinggi negeri terfavorit di Indonesia dengan menulis tentang apa yang saya lihat di UI.
Ceritanya, senin kemarin (28/1), saya sempat mampir ke Perpustakaan Fisip UI untuk sekedar mencari dan membaca buku-buku. Suasana siang itu yang sejuk oleh AC dan cukup ramai dengan para mahasiswa yang ada di sana. Ada yang sibuk mencari buku-buku di rak-rak. Ada yang duduk-duduk di lantai sambil membaca skripsi. Hampir semua meja baca penuh dengan mahasiswa. Ada yang sibuk mengetik di laptopnya, ada yang sekedar mencatat dari buku-buku yang dibawanya ke mejanya, dan ada pula yang dengan asik browsing internet dari laptopnya.
Tapi, ada satu meja sempat kosong. Kemudian saya menempati meja itu dan membuka buku-buku yang saya ambil dari sebuah rak buku. Alangkah kagetnya, Saya menemukan banyak (coretan pena) tulisan di meja itu. Entahlah, hanya kebetulan meja yang saya tempati itu saja yang dicoret-coret atau ada juga meja lainnya yang dicoret-coret? Saya yakin yang mencoret-coret dengan pena ini adalah mahasiswa yang katanya intelektual muda. Tapi, kok alangkah tidak etis menulis seperti ini. Apalagi di sebuah perpustakaan sebagai gudangnya ilmu. Terlebih lagi perpustakaan ini mengangkat nama besar Almarhumah Miriam Budiarjo, Guru Besar Ilmu Politik UI sebagai Miriam Budiarjo Resource Center.
Sebenarnya saya malu membaca coretan itu. Bagaimana jika sewaktu-waktu ada Pak Menteri Pendidikan Nasional datang ke sana dan kebetulan ia menemui tulisan seperti itu? Mudah-mudahan kejadian seperti ini menjadi pelajaran bagi para petugas perpustakaan agar memperhatikan kebersihan meja yang dicoret-coret para mahasiswanya. Saya juga sebenarnya hampir tidak percaya yang menulis seperti ini dilakukan mahasiswa UI sendiri.
Mudah-mudahan tulisan saya ini ditanggapinya serius agar nantinya tidak terjadi lagi ‘aksi coret-coret’ di meja oleh tangan oknum yang tidak bertanggungjawab ini. Mari kita jaga sama-sama Miriam Budiarjo Resource Center lebih dirawat lagi.












